RSS

Canda Para Hakim dan Qadhi

Imam Asy-Sya’bi menceritakan, “Aku pernah menyaksikan Qadhi Syuraih didatangi seorang wanita yang habis bertengkar dengan suaminya. Ia mengadukan persoalannya sambil menangis dengan air mata bercucuran“. Kemudian aku berkata, “Wahai Syuraih !. Menurutku, wanita ini betul-betul sengsara dan teraniaya“.

Para saudara Nabi Yusuf ‘alaihissalam pun juga datang mengadukan persoalannya sambil menangis bercucuran air mata di malam hari“, [1] jawab Syuraih dengan mengutip makna sebuah ayat.

note:

Sebagaimana telah diceritakan dalam Al-Qur’an, saudara-saudara nabi Yusuf ‘alaihissalam telah merayu ayah mereka untuk mengajak main nabi Yusuf ke hutan. Mereka sangat iri kepada ayah mereka yang sangat mencintai nabi Yusuf. Dengan berat hati sang ayah mengijinkannya dan meminta agar menjaga nabi Yusuf yang ketika itu masih kecil. Kemudian mereka melepas baju dan membuang nabi Yusuf ke dasar sumur tua, kemudian mengoleskan bekas darah hewan ke baju tersebut. Mereka pulang ke rumah pada malam hari dalam keadaan menangis karena kehilangan nabi Yusuf dan menunjukkan sobekan baju nabi Yusuf yang penuh darah.

♣♥♣♥♣♥♣♥♣♥♣♥♣♥♣

 

Suatu hari, tiga orang wanita mendatangi kediaman Iyyas, -[seorang qadhi pada masa itu]-, untuk meminta pengadilan. Iyyas pun berkata,

Yang pertama, seorang wanita yang masih menyusui bayinya. Yang kedua, tampaknya seorang gadis. Kalau yang ketiga, jelas sudah pernah menikah“.

Seseorang yang hadir di situ dengan spontan bertanya,

Darimana anda mengetahuinya ?”.

Dengan santai Iyyas menjelaskan,

Wanita menyusui sebelum duduk biasanya memegangi kedua payudaranya. Kalau anak gadis, biasanya duduk tanpa menoleh kepada siapapun. Sedangkan wanita yang sudah pernah menikah, baru akan masuk setelah menengok celingukan ke kanan dan ke kiri“.

Kontan saja, lelaki itu tersenyum mendengar jawaban Iyyas. [2]

 

TERSENYUMLAH !; Bersyukur di Balik Musibah, oleh Abu Umar Basyir

♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥

[1].  Kitab Al-Adzkia, hlm. 54-55

[2].  Kitab Al-Adzkia, hlm. 56

 

One response to “Canda Para Hakim dan Qadhi

  1. uminya anak2

    May 12, 2010 at 6:45 am

    ah … engga juga tuh …
    Qadhi Iyyas ngarang2 sendiri …

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: