RSS

Kisah-Kisah Canda

Bercanda tidaklah dilarang dalam Islam, malahan Islam mengajarkan kita untuk selalu bermuka manis, penuh senyum & keramahan ketika berjumpa saudara-saudari, kerabat dan handai-taulan kita.Yang dilarang sebenarnya adalah bercanda yang berlebihan, sehingga melenakan kita dari dzikir kepada Allah Ta’ala & hal-hal yang utama lainnya.

Walaupun bagaimana jua kondisi & keadaan kita, berusahalah untuk selalu tersenyum & tidak menampakkan kedukaan atau muka masam dihadapan orang lain. Adukan kedukaan & kesusahan anda pada Allah Ta’ala saja, karena Dia-lah yang telah memberi cobaan kesenangan maupun kesusahan kepada hamba-hambanya. Dan Dia jualah yang bisa mencabut kesenangan & kesusahan tersebut.

Pada tulisan yang terdahulu kami pernah mempostingkan tentang canda para Nabi dan Shahabat, memenuhi janji lama kami yang tertunda & mumpung sedang teringat, sekarang kami postingkan kisah canda para Khalifah (Penguasa), para Qadhi (Hakim), para Ulama, Orang Badui, canda kaum hawa dan canda anak-anak.

Selamat membaca, dan semoga terhibur.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: