RSS

Melihat Hasil Positif Yang Akan Diraih

09 Jun

Alhamdulillah dipagi hari ini ada semangat baru untuk meng-update blog kami dengan ditemani teh tarik dan sweety, kue khas Mesir, oleh-oleh teman Mesir yang keluarganya baru saja datang. Kesibukan memang kalo difikir-fikir tak akan pernah ada habisnya sampai kita meninggalkan dunia ini. Berbagai alasan keluarga (punya baby baru), kerja yang sering lembur karena mengejar target, kesengsem dengan radio Rodja, atau pun karena lebih enjoy dengan online via HTC desire 4.3” yang tentu saja susah untuk nge-blog, seharusnya bukan menjadi alasan untuk tetap belajar dan mengikat pelajaran tersebut dengan menulis.

Memang ada alasan teknis lain, modem saya yang dulu hanya bisa di reload dengan debit card atau kredit card dan May Bank. Sedangkan saya sudah tidak berlangganan debit card karena ownernya menutup debit card tersebut untuk diganti dengan model baru dan sayapun hanya punya account di CIMB bank (**sekarang dah punya account May Bank Wadi’ah, tanpa bunga). Beberapa kali minta tolong teman untuk reload via May Bank, tapi lama-kelamaan malu juga grepotin terus. Di lain sisi, laptop saya yang lama tidak mau menerima wifi sinyal yang dipancarkan oleh HTC Desire yang saya set sebagai hotspot. Alhamdulillah laptop baru ini bisa menerima dengan bagus sinyal wifi dari HTC Desire. Dan alhamdulillah akhirnya ada semangat baru untuk ngeblog lagi.

Shobat sekalian, pada uraian terdahulu telah dijelaskan bahwa diantara tuntunan Allah Ta’ala bagi para hamba-Nya agar bisa meraih sukses yaitu fokus pada pekerjaan yang sedang dilakukannya atau yang menjadi tanggung kewajibannya pada waktu itu. Adapun terkait dengan masalah-masalah yang akan datang, Allah Ta’ala memerintahkan para hamba-Nya untuk melihat dampak positif dan negatif yang akan dihasilkannya dari apa yang dia lakukan saat ini. Sehingga bisa menjadi motivasi untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat dan menghindari yang berbahaya.

Disini, kita harus jeli membedakan antara sibuk memperhatikan pekerjaan yang belum waktunya untuk dikerjakan dengan merenungi dampak positif dari pekerjaan yang sedang kita lakukan. Perhatikan firman Allah Ta’ala berikut ini:

“Janganlah kamu berhati lemah dalam mengejar mereka (musuhmu). Jika kamu menderita kesakitan, maka sesungguhnya merekapun menderita kesakitan (pula) sebagaimana kamu menderitanya, sedang kamu mengharap dari pada Allah apa yang tidak mereka harapkan (QS. an-Nisa’, 4:104).

Dalam ayat yang mulia ini, Allah Ta’ala memberikan motivasi kepada kaum muslimin untuk tidak lemah dihadapan para musuh. Allah Subhanahu wa Ta’ala mengingatkan bahwa para musuh itu juga bisa merasakan sakit sebagaimana kaum muslimin. Namun, rasa sakit ini berakhir dengan sesuatu yang berbeda. Rasa sakit mereka hanya dalam rangka meraih dunia yang tidak kekal, sementara rasa sakit yang dirasakan kaum muslimin akan berbuah dunia dan pahala di akhirat. Dengan pemahaman yang baik ayat yang mulia dan kaidah yang teramat penting ini, maka kaum muslimin akan termotivasi untuk melakukan pekerjaan yang dibebankan saat ini dengan penuh kesungguhan.

 ————-

Dinukil dan disadur dari: Majalah As-Sunnah, No. 10 Thn XV Rabi’ul Awwal 1433 H /Februari 2012 M

 
Leave a comment

Posted by on June 9, 2012 in Motivation, Suggestions (Nasehat)

 

Tags: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: