RSS

Membangun Tradisi Shalat Malam

09 Jul

Saudaraku, jika anda membuka lembaran bografi para generasi salaf yang shalih, niscaya akan merasa kagum dan kaget tentang ibadah dan sikap mereka dalam menjaga hal-hal yang sunah, terlebih lagi yang fardhu. Ada yang melakukan sholat di awal malam, ada yang di akhirnya dan ada juga yang di tengah malam. Semuanya sesuai dengan kemampuan mereka.

Semangat ini, -setelah pertolongan dari Allah Ta’ala tentunya-, adalah hal yang sangat membantu dalam melakukan kebaikan, meninggalkan kemungkaran dan selalu dalam ketaatan. Ia juga merupakan sebab bertambahnya keberkahan waktu.

Saudaraku.., seorang penuntut ilmu memiliki keistimewaan dan kemuliaan dengan apa yang telah Allah Ta’ala karuniakan kepadanya karena senantiasa dipertautkan dengan golongan yang penuh berkah, ahlul ilmi. Karena itu, hendaklah ia benar-benar bersemangat dalam menjaga kemuliaan yang diberkahi ini. Hendaklah ia berusaha keras semampunya untuk berlomba dalam melakukan kebaikan dan meragamkan pintu-pintunya. Di sisi lain, dia harus berusaha keras meninggalkan segala hal yang merusak kehormatan apalagi kemungkaran.

Sudah semestinya seorang penuntut ilmu memiliki keistimewaan dengan perangai, keutamaan, sifat dan bersemangat dalam beribadah. Semua itu, hendaknya ia lakukan karena mencari ridha Allah Ta’ala semata sebagai urutan pertama, membersihkan segala hal yang diberikan oleh Allah berupa ilmu dan agama, agar dia benar-benar menjadi teladan yang shalih bagi orang yang melihatnya, mendengarnya, dan duduk bersamanya (wadduuh…, kok angel temen.., “Ya berusaha tho bro..!!, smoga dimudahkan”).

Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata,

Hendaknya seorang pembawa al-Qur’an mengetahui malamnya ketika orang lain sedang tidur, siangnya ketika orang lain sedang berbuka, wara’nya ketika orang lain bercampur-baur, kerendahan hatinya ketika orang lain angkuh, kesedihannya ketika orang lain bersuka-ria, tangisannya ketika orang lain tertawa dan diamnya ketika orang lain banyak bicara“. [HR. al-Ajurri dalam Akhlak Ahli Al-Qur’an, hlm. 102]

Demikianlah hendaklah seorang penuntut ilmu itu, sebagai teladan ketika ia berada di negerinya, teladan ketika ia pergi, teladan dalam ibadahnya, dan teladan dalam segala keadaannya.

Ameen… Semoga kita semua dimudahkan untuk berusaha mengikuti jalan mereka radhiyallahu ‘anhum.

Ma’alim fi Thariq Thalab al-’ilmi , Abdul Aziz bin Muhammad as-Sadhan.

————————————————————————————————————-

Bimbingan Menuntut Ilmu; Tahapan, Adab, Motivasi, Hambatan dan Solusi

 
5 Comments

Posted by on July 9, 2009 in Motivation, Suggestions (Nasehat)

 

Tags: , , , ,

5 responses to “Membangun Tradisi Shalat Malam

  1. dhidik

    July 17, 2009 at 4:51 pm

    Bagaimana supaya bisa rutin melakukan sholat malam ustadz?

     
  2. meilana

    July 22, 2009 at 2:49 pm

    Tunggu postingan berikutnya Dhik…, “Keutamaan & manfaat sholat mlm”, dan “Hal-hal yg membantu dlm melakukan sholat mlm”…

    Nuwun sampun mampir

    MS

     
  3. Desie Dwi

    August 4, 2009 at 2:41 pm

    Dah dtunggu tuh Mas postingannya “Hal-hal yang membantu dlm melakukan sholat malam”, koq belum muncul2, hehe…
    Ayoo…yg smangat nulisnya ya, insya Allah bermanfaat.
    Nuwun.

     
  4. whicks

    February 18, 2010 at 10:13 am

    pak ustad..tolong dong tulis kisah bapak pribadi tenteng sholat tahajud yg.bapak telah lakukan….tentang kenikmatan di dalm sholat…dan saat bapak telah mencapai sholat khusuk..”apa yang bapak saksikan…?”ku tunggu..kisahnya…..trims.

     
  5. admin

    March 9, 2010 at 3:15 pm

    waduh…mas hd.wicaks…, kok susah ya permintaannya.
    Terus terang saya pribadi susah dalam menjaga kekusyukan dalam sembahyang. Sebagaimana iman itu naik-turun, kekusyukan dan segala amal ibadah kita pun demikian juga kwalitasnya.
    Biasanya kalo dalam kondisi sedang di timpa musibah, dalam bahaya, kesedihan, kekurangan, bisa menjadikan sebagian orang semakin dekat dan kusyuk dengan Allah Ta’ala. Terlebih kalo sedang diuji dengan musibah berat dan tiada yang bisa membantu-menolong dirinya kecuali Allah Ta’ala, sebagian orang akan semakin rajin sholat malam, pasrah total kepada Allah Ta’ala (tauhid yg murni), menangis sesengukan di malam sepi keseorangan. Dengan ijin Allah Ta’ala, Allah Azza wa Jalla akan memberikan ketenangan hati, melapangkan dadanya untuk ikhlas & ridho dalam menjalani musibah tersebut. Ini merupakan suatu nikmat yang sangat besar, dimana banyak orang stress bahkan gila karena tidak tahu tempat mengembalikan segala problematika kehidupan. Dengan ijin Allah Ta’ala juga, akhirnya Allah Ta’ala memperbaiki urusan dan masalahnya.

    Jangan disalah artikan kalo sholat khusyuk kita akan diperlihatkan sesuatu, bisa jadi itu adalah jilmaan jin-iblis laknatullah. Wallahu a’lam bish-showab.

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: