RSS

Sabar dan Ulet, Giat dan Tekun

16 Feb

Orang-orang yang sukses, baik dalam belajar, bisnis ataupun dalam apa saja, pastilah mereka memiliki sifat-sifat; sabar, ulet, giat dan tekun. Mungkin diantara kita ada yang dikaruniai oleh Allah Ta’ala kecerdasan di atas rata-rata, hal itu tidaklah mencukupi tanpa ditopang oleh sifat-sifat tersebut. Ibarat jamu, sifat-sifat tersebut amatlah pahit dirasakan namun akan memberikan akibat yang luar biasa manisnya.

Kesabaran merupakan sifat yang terpuji, sesuatu yang disenangi, solusi yang tepat, obat yang berguna, akibatnya baik, pengaruhnya terpuji, kegunaannya sangat banyak, dan manfaatnya sangat mulia.

Karena itu Allah Ta’ala sering menyebutkan hal itu dalam kitab-Nya, meninggikan kedudukannya, dan memuji orang-orang yang memiliki sifat tersebut, sebagai mana dalam firman-Nya;

Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabar yang dicukupkan pahala mereka dengan tanpa batas. (Az-Zumar: 10)

Tetapi orang-orang yang sabar dan memaafkan, sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan. (Asy-Syura: 43)

Dan bersabarlah, dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan Allah. (An-Nahl: 127)

Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah dan kuatkanlah kesabaranmu. (Ali Imran: 200)

Dan berilah kabar gembira (kepada) orang-orang yang sabar. (Al-Baqarah: 155)

Barangsiapa yang berusaha bersabar, maka Allah akan menguatkan kesabarannya. (HR. Bukhari, 3/260, Muslim, no. 1053)

Barangsiapa yang ingin menggapai puncak kemuliaan dan kesuksesan meraih dunia-akhirat, maka hendaklah ia berperisai dengan perisai kesabaran, melindungi diri dengannya dan meneguk kepahitannya agar ia dapat merasakan kemanisannya.

Kesabaran itu seperti namanya adalah pahit rasanya

Tetapi akibatnya lebih manis daripada madu.

Apabila ia memiliki kesabaran, dan telah menjadi tabiatnya, maka ia telah meraih apa yang dicarinya dan mendapatkan apa yang diinginkannya.

Orang yang giat dengan sesuatu yang dicarinya dan bersabar,

pasti ia sukses meraihnya.

Barang siapa yang mencintai ilmu dan berkeinginan untuk mendapatkannya, sementara ia memiliki tabiat yang bersih dan kecerdasan yang melebihi rata-rata, maka hal itu tidaklah mencukupinya selama tidak didukung oleh semangat dan kesungguhan, kesabaran dan keuletan. Sebagaimana Imam Syafi’i telah berkata;

Bersabarlah terhadap pahitnya sikap guru

sebab gagalnya ilmu karena menjauhinya

Barangsiapa yang tidak merasakan pahitnya belajar sesaatpun

Maka kegagalan ilmu menjemputnya

Barangsiapa tidak meneguk pahitnya belajar sesaat.

Maka ia akan meneguk pahitnya kebodohan selama hidupnya

Barangsiapa yang kehilangan kesempatan belajar pada masa muda

maka bertakbirlah atasnya empat kali karena kematiannya. [1]

Sebagian salaf (generasi terdahulu yang shaleh) berkata, “Barangsiapa yang tidak bersabar menghadapi kehinaan saat belajar, maka selama umurnya akan tetap berada dalam kebodohan. Dan barangsiapa yang bersabar, maka ia akan sampai kepada kemuliaan dunia dan akhirat“. [2]

Barangsiapa yang mendapatkan rintangan dalam menyeru kepada kebajikan dan membela kebenaran, maka betapa perlunya ia bersabar dan harus kebal terhadap segala yang tidak mengenakkan. Karena pada jalan tersebut terdapat rintangan yang hanya sanggup dilalui oleh orang-orang yang memiliki kemauan yang besar. Sebab pada kalangan kaum pembuat kebathilan (kerusakan) terdapat jiwa yang zhalim, pikiran yang dangkal, lisan yang gampang memaki, dan barangkali di dalamnya terdapat tangan-tangan yang kejam dan kaki-kaki yang berjalan menuju kebathilan.

Kemauan mereka hanya menjadi besar sejauh mana kesabaran mereka dan sejauh mana yang mereka alami berupa kehilangan sesuatu yang dicintai dan berhadapan dengan sesuatu yang tidak disenanginya. [3]

Bahkan setiap orang harus memiliki kesabaran terhadap sebagian apa yang tidak disukainya, baik dengan kesadaran maupun keterpaksaan. Tetapi orang yang mulia bersabar dengan kesadarannya, karena ia mengetahui akibat terbaik dari kesabaran itu. Ia juga memuji kesabaran dan mencela kelu kesah. Sekiranya ia tidak bersabar dengan kesabaran yang baik, niscaya ia tidak bisa mengusir keluh-kesah yang menggelayutinya, dan tidak bisa pula mencabut dari dirinya sesuatu yang tidak disukai tersebut. [4]

Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu berkata, “Sebaik-baik kehidupan, kami dapatkan dengan kesabaran“. [5]

Ali bin Abu Thalib radhiyallahu ‘anhu juga berkata, “Kesabaran adalah kendaraan yang tidak pernah jatuh tersungkur“. [6]

Al-Hasan radhiyallahu ‘anhu berkata, “Kesabaran adalah salah satu harta terpendam yang hanya Allah anugerahkan kepada hamba-Nya yang mulia“. [7]

Maka bersabarklah kawan-kawan …..🙂

Al-Himmah Al-’Aliyah Mu’awwiqatuha wa Muqawwamatuha; Muhammad bin Ibrahim Al-Jamd.

————————————————————————————————————————————

[1].  Diwan Asy-Syafi’i, tahqiq Khaffaji 83.

[2].  Tadzkiratus Sami’ wal Mutakallim, hal. 91

[3].  Rasa’ilul Ishlah, 2/92.

[4].  ‘Uddatush Shabirin wa Dzakhiratusy Syakirin, Ibnul Qayyim, hal. 74.

[5].  Ibid, ha. 124

[6].  Ibid

[7].  Ibid

 
15 Comments

Posted by on February 16, 2009 in Motivation

 

15 responses to “Sabar dan Ulet, Giat dan Tekun

  1. abu zahrah

    February 18, 2009 at 4:36 am

    artikel yg bagus akh, syukron

     
  2. alkanyari

    February 18, 2009 at 5:16 am

    alhamdulillah, smoga kita semua bisa menjadi manusia yg sabar, ulet & tekun. Mungkin ada yg tidak tahu arti ulet (bhs Jawa); tidak mudah menyerah. Kalau difikir2 Bhs Jawa memang lebih kaya istilah drpd bhs Indonesia, mrasa tidak..?. Contoh lain; mencucu baju (umbah-umbah), mncuci tangan (wijik), mncuci muka (raup), mncuci piring (isah-isah) dll…Malah banyak istilah bhs Jawa yang tidak didapati (terwakili maknanya) dlm bhs Indonesia. Afwan.

     
  3. meilana

    February 18, 2009 at 10:55 am

    Pada artikel “Sabar dan Ulet, Giat dan Tekun”, kenapa dibawahnya muncul 3 links secara otomatis ya..?, tertulis: ‘Possibly related posts:(Automatically generated)’.Tentu saja ini tidak ana kehendaki munculnya. Ana dah berusaha men-delete dg masuk ke HTML, tapi kok tak ada source-code-nya links tsb… Mungkin Abhu Zahra atau kawan-kawan yg lain bisa mbantu, dipersilahkan. Plz don’t keep ur knowledge Bro!! Jazakumullah khoiron.

     
  4. abu zahrah

    February 19, 2009 at 4:31 am

    mungkin dari wordpress-nya akh…

    (Automatically generated)

    pas posting coba liat ada pilihan2 untuk generated automatic gak?
    Ato coba ganti theme, apakah msh tetap ada ato tidak?
    (afwan, kalo sarannya nanti bikin tulisan/layout situs ntm jadi berubah)

     
  5. dhidikp

    February 19, 2009 at 10:15 pm

    memang kalo amu berhasil kuncinya sabar, ulet, tekun giat dan serahkan semua pada Allah SWT…artikelnya ok tadz

     
  6. meilana

    February 20, 2009 at 3:53 am

    @Dhidik… maturnuwun sampun mampir wonten blog kulo. Adoh-adoh dari Jerman ke M’sia ni…. Alhamdulillah, kalau ingin “terbakar” (semangatnya) atau haus motivasi, ya sering-sering mampir ngompe ngombe kesini Dhik he..he..🙂

    @Abu Zahrah… nuwun nggih info-nipun.

     
  7. reysa

    January 21, 2010 at 3:09 am

    dalam menjalani hidup ini sering kita menemui kegagalan tapi dengan adanya artikel ini saya merasa keberhasilan akan datang kembali dalam kehidupan saya

     
  8. admin

    January 21, 2010 at 3:02 pm

    Alhamdulillah…
    Smoga keberhasilan dunia-akhirat untuk Reysa… amiin

     
  9. Farhan Yunizaf

    February 2, 2010 at 10:43 am

    Mudah2an saya dan keluarga tekun, sabar, ulet dll.

     
  10. Farhan Yunizaf

    February 2, 2010 at 10:51 am

    SAYA BERHARAP DI INDONESIA MEMPUNYAI RASA SABAR DAN MENUNGGU???

     
  11. admin

    April 29, 2010 at 3:57 pm

    @ Farhan Yunizaf: amiin ya Rabbal ‘aalamiin

     
  12. yudhi

    March 14, 2011 at 6:22 am

    saya ingin arti dari ulet sabar dan tekun beserta artinya

     
  13. admin

    October 8, 2011 at 3:05 pm

    Untuk brother Yudhi, ulet adalah bahasa Jawa yang artinya tidak mudah menyerah walaupun menghadapi byk rintangan, cobaan & masalah. Kalo tekun artinya hampir mirip dg rajin. Tidak mudah bosan ketika mengerjakan sesuatu yg remeh-sepele sekalipun dan berulang-ulang (untuk sesuatu yg besar lebih lagi tentunya). smoga bermanfaat.

     
  14. admin

    March 21, 2014 at 1:58 pm

    Terimakasih atas pengetahuan yang amat sangat bermanfat, semoga Alloh selalu memberkati kita semua Aamiin…. izin mengambil ilmu…

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: