RSS

Jadikan Sabar Sebagai Cahaya

31 Jan

Tulisan berikut merupakan sambungan dari postingan “Bersabarlah” sebelum ini. Ana rasa sangat perlu sekali untuk memendekkan atau membagi suatu tulisan yang panjang menjadi beberapa bagian, untuk menghindari kejenuhan para pembaca.

Masih ingat postingan yang sebelum ini…, sabar akan menghapus dosa-dosa kita !!!. Kalau kemarin disebutkan beberapa hadisnya, kali ini akan ana nukilkan contoh implementasi sabar dari para generasi pendahulu umat ini yang shalih diakhir bahasan ini. Karena dengan adanya contoh riil implementasinya, insyaAllah akan lebih terkesan bagi kita dan akan menimbulkan keinginan kita untuk mencontohnya (ya semampunya tho…).

Sabar dianggap sebagai cahaya karena jika syahwat manusia mampu dicampakkan dan hati manusia terbebas dari kegelapan batin yang menyelimutinya, maka hati manusia akan terlihat cerah dan berkilau. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam;

Dari Abu Malik al-‘Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda, “Bersuci bagian dari iman, ucapan alhamdulillah memenuhi dua timbangan, subhanallah wallahu akbar memenuhi antara langit dan bumi, shalat adalah sinar, sedekah adalah bukti, dan sabar adalah cahaya“.[H.R. Baihaqi]. [1]

Berhiaslah dengan kesabaran dalam menjalani kehidupan ini. Tidak ada satupun manusia yang terbebas dari kesulitan hidup. Hari ini mendapatkan kemudahan, barangkali esok hari akan datang kesulitan. Hari ini dalam keadaan sehat, boleh jadi besok datang masa sakit. Hari ini penuh kelapangan, ada kemungkinan besok kesempitan datang menghimpit. Dan begitulah…, kehidupan manusia bergulir bagaikan roda. Ada kalanya di atas dan adakalanya di bawah.

Sabar akan menempa kita menjadi manusia yang tegar, kokoh pendirian, percaya diri, penuh harapan, kreatif, inovatif dan penuh dengan pengalaman hidup. Allah Ta’ala pun akan senantiasa mendukung dan menemani langkah kita. Sebagaimana dalam firman-Nya;

Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu.[2]. Sesunggunya Allah Ta’ala beserta orang-orang yang sabar“.[al-Baqarah: 153].

Tauladan Nyata Dalam Kesabaran

Ibrahim bin Walid telah berkata, “Aku pernah menemui Ibrahim al-Maghribi setelah ia ditendang oleh seekor keledai hingga mengalami patah kaki. Ia pun berkata, “Andaikata tidak ada musibah demi musibah di dunia, niscaya kita akan menghadap Allah Ta’ala dalam kondisi bangkrut”.

Seorang tabi’in, -generasi setelah shahabat-, yang terkenal Urwah bin Zubair radhiyallahu ‘anhum pernah ziarah ke rumah amirul mukminin Al-Walid bin Abdul Malik atas undangannya, lalu tiba-tiba kaki beliau terserang penyakit yang menggerogoti tubuhnya. Kemudian bergegaslah amirul mukminin mendatangkan para tabib untuk mengobati Urwah bin Zubair radhiyallahu ‘anhum.

Namun kemudian para tabib itu sepakat untuk mengamputasi kaki tabi’in tersebut sampai betis sebelum penyakit menjalar ke seluruh tubuh dan bisa merenggut nyawanya. Ketika ditawarkan untuk meminum suatu yang memabukan dia menjawab, “Tidak perlu, aku tidak akan menggunakan yang haram demi mendapatkan kesehatan”. Sewaktu hendak dibius supaya menghilangkan rasa sakit, beliau menolaknya, “Aku tidak mau diambil sebagian dari tubuhku tanpa kurasakan sakitnya, agar tidak hilang pahalanya disisi Allah Ta’ala”. Dan ketika orang-orang hendak memegangi beliau dari meronta, beliau berkata, “Cegahlah mereka, aku tidak membutuhkannya. Akan kubekali diriku dengan dzikir dan tasbih”.

Akhirnya beliau pun pingsan. Setelah sadar beliau meminta potongan kakinya dan dibolak-balikannya sambil berkata, “Dialah Allah Ta’ala yang membimbing aku untuk membawamu di tengah malam ke masjid, Maha Mengetahui bahwa aku tidak pernah menggunakannya untuk hal-hal yang haram”. Kemudian dibacanya syair Ma’an bin Aus;

Tak pernah kuingin tanganku menyentuh yang meragukan
Tidak juga kakiku membawaku kepada kejahatan
Telinga dan pandangan matakupun demikian
Tidak pula menuntun ke arahnya pandangan dan fikiran
Aku tahu…, tiadalah aku ditimpa musibah kehidupan.
Melainkan telah menimpa orang lain sebelumku. [3]

Padahal sebelumnya, anak sulung beliau masuk ke kandang kuda untuk melihat kuda-kuda piaraan pilihan. Tiba-tiba saja seekor kuda menyepakknya dengan keras sehingga menyebabkan kematiannya. Dan kejadian diamputasinya kaki beliau terjadi tatkala tangan beliau belum bersih lagi dari tanah penguburan puteranya. Namun tidak terdengar ucapan sepatah katapun hingga beliau tiba di Madinah dan berkata,

“Ya Allah, aku memiliki empat anggota tubuh, lalu Engkau mengambilnya satu dan Engkau sisakan tiga. Maka segala puji bagi-Mu. Dan semula aku mempunyai empat orang anak, lalu Engkau ambil satu dan Engkau sisakan tiga. Maka, segala puji bagi-Mu. Demi Allah, jika Engkau mengambil maka atas kehendak-Mu pula yang menyisakan. Dan jika Engkau memberikan cobaan, maka selama ini Engkau telah memberi keselamatan”. [4]

Ya Allah… mudahkan urusan kami, mudahkan kami mengikuti jejak-jejak pendahulu kami yang shalih. Ameen…

Disarikan dari “Shafahat min Shabril ‘Ulama ‘ala Syadaidil ‘Ilmu wat Tahshil“, Abdul Fattah Abu Ghuddah. Edisi Indonesia berjudul, “Bersabarlah Anda Akan Jadi Orang Besar”, oleh Abu Malikah al-Husnayaini.
————————————————————————————————————————
[1].   Syu’abul Iman, bab ats-Tsalits wal ‘isyrun, 3/290. Tanpa keterangan derajat haditsnya.
[2].   Ada juga yang mengartikan: ‘Mintalah pertolongan (kepada Allah Ta’ala) dengan sabar dan shalat’.
[3].   Shuwaru Min Hayati At-Tabi’in, Dr. Abdurrahaman Ra’fat Basya (Edisi Indoensia: Jejak Para Tabi’in, 46-47).
[4].   1000 Hikmah Ulama Salaf, Shalih bin Abdul Aziz al-Muhaimid, Pustaka Elba, Surabaya, R. Awwal 1427 H/ April 2006 M.

 
2 Comments

Posted by on January 31, 2009 in Suggestions (Nasehat)

 

2 responses to “Jadikan Sabar Sebagai Cahaya

  1. abu zahrah

    February 4, 2009 at 8:16 am

    bagus akh, moga ALlah beri kita kesabaran dalam segala hal, segala apa yg telah di tetapkan oleh-Nya.Amiin.

    moga ALlah mudahkan urusan kita, amiin

     
  2. meilana

    February 4, 2009 at 2:00 pm

    alhamdulillah, amin… ya Rabbal ‘alamin. Syukron

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: