Archive

Archive for the ‘Adab & Akhlaq’ Category

Meraih Berkah Kehidupan dengan Berbakti pada Orang Tua

December 6, 2009 admin Leave a comment

Semua orang tua pasti akan mempunyai keinginan yang sama untuk bisa dekat dengan anak-cucunya, terlebih di masa-masa ketika mereka telah lanjut usia. Marilah kita mencoba untuk berempati sejenak ikut merasakan apa yang akan kita inginkan terhadap anak-anak kita kelak di masa-masa tua kita nanti. Banyak para ulama terdahulu maupun sekarang menulis risalah-buku dalam permasalahan ini, namun tak ada salahnya kita membahasnya kembali mengingat pentingnya masalah tersebut dan semakin dilupakannya adab &  akhlaq yang mulia ini.

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi penulis pribadi khususnya dan para pembaca budiman yang dirahmati Allah Ta’ala, dan  semoga kita dimudahkan-Nya untuk bisa mengamalkannya. Ameen.

Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata, ” Kareana itu Allah Ta’ala mendampingkan perintah ibadah kepada-Nya dengan perintah berbakti kepada orang tua, sebagaimana dalam firman-Nya,

“… dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya.” (Al-Isra: 23)

Demikian juga Allah Ta’ala telah berfirman;

Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan perkataan ‘ah’ kepada keduanya, dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia“. (Al-Isra: 23).

Maksudnya jangan perdengarkan pada keduanya perkataan buruk walaupun hanya ucapan “ah” yang merupakan ucapan buruk yang paling ringan.

Maksud firman Allah Ta’ala;  “… dan janganlah kamu membentak mereka” adalah jangan sampai muncul dari dirimu perbuatan buruk pada keduanya. Hal ini sebagaimana pendapat Atha’ bin Abi Rabah; ‘jangan sampai engkau mengibaskan tanganmu pada keduanya’.

Ketika Allah Ta’ala melarang ucapan dan perbuatan yang buruk, Allah Ta’ala juga memerintahkan untuk mengucapkan perkataan yang baik, sebagaimana dalam firman-Nya;

“… Dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia“.

Maksudnya adalah perkataan lembut, baik, indah, sopan, hormat dan penuh pemuliaan.

Sedangkan firman-Nya, ” .. dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan“, maksudnya: rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan perbuatanmu.

Dan ucapkanlah; “Wahai Rabbku, kasihilah mereka berdua sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil“, maksudnya: kasihanilah mereka di waktu tua dan ketika mereka telah wafat. [1]

Adapun hadits nabawi yang membahas tentang kedudukan orang tua ada banyak sekali, diantaranya sebagaimana yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu dimana ia bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam;

“Wahai Rasulullah, amalan apakah yang paling utama ?. Beliau menjawab; ’shalat pada waktunya’. Lalu shahabat tersebut bertanya lagi, “Kemudian amalan apa lagi ?”, beliau menjawab “berbakti kepada orang tua”. Lalu saya bertanya lagi, ” kemudian amalan apa lagi ?”. Beliau menjawab; “jihad di jalan Allah”. [2]

To be continued inshaAllah…

Akhir Perjalanan Sang Perantau

November 18, 2009 admin 2 comments

Syair berikut merupakan bait syair seorang ahlul bait nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dari garis shahabat Ali bin Abu Thalib radhiyallahu ‘anhu.  Syair seorang ulama salaf yang shalih dari garis keturunan yang mulia dan hidup dalam naungan keluarga serta lingkungan yang mulia. Dengan membacanya semoga bisa melembutkan hati-hati kita, meluruskan kembali niatan kita hidup di dunia fana ini.  Syair berikut ini di alih bahasakan  oleh ustadz Addariny yang sedang menempuh studinya di Universitas Islam Madinah pada tarikh 21 /11/1430 H .

Read more…

Bekerja Untuk Memenuhi Kebutuhan Diri & Keluarga

October 24, 2009 admin 1 comment

Ahmad bercita-cita menjadi pedagang. Ketika saya ceritakan kepada teman-teman, mereka banyak yang menyayangkan mengapa ia tidak bercita-cita untuk menjadi ulama? Mengapa saya tidak mengarahkannya agar mengubah cita-citanya untuk menjadi ulama? Pertama, mungkin orangtua Ahmad telah mengarahkan anaknya agar ketika besar memilih menjadi pedagang. Sehingga saya merasa tidak berhak mengarahkan untuk bercita-cita kepada yang lain selama cita-citanya bukan maksiat.

Kedua, menurut saya tidak ada pertentangan antara menjadi pedagang dan ulama karena berapa banyak ulama-ulama Islam yang usahanya sebagai pedagang sebagaimana kita dapatkan dalam buku Siyar A’laam An-Nubalaa’ yang ditulis oleh Imam Adz-Dzahabi Rahimahullah. Nasihat untuk para orang tua hendaklah mengarahkan dan menumbuhkan minat anak agar memiliki cita-cita mulia dan disesuaikan dengan kebutuhan umat serta kemampuan dan bakat anak. Ketika anak sudah besar, janganlah memaksakan keinginan kepadanya, selama masih dalam batas-batas yang telah disebutkan di atas.

Read more…

Jangan Berlebihan Memuji Diri Sendiri

October 17, 2009 admin Leave a comment

Sebagian dari kita selalu ingin menunjukkan kelebihannya dihadapan orang lain. Setiap berdiskusi selalu membanggakan & menonjolkan dirinya, memuji setiap prestasinya, semua pembicaraannya didominasi dengan perkataan “kami begini”, “kami telah berbuat begini”, dll.  Alangkah bersyukurnya orang yang pernah jatuh, kemudian bangun dan bangkit kembali dengan kearifan dan jauh dari sikap sombong. Bukankah hidup bagai roda yang berputar..?!, kadang di bawah  dan kadang di atas sobat !?. Dan bukankah di atas langit masih ada langit…,  bukankah diatas orang yang berilmu pasti ada yang lebih berilmu lagi sebagaimana firman Allah Ta’ala:

Dan di atas orang yang berilmu, ada orang lain yang lebih ‘alim…” [QS.   ... ]

Ingatkah kita kisah nabi Musa dan Khidir ‘alaihimussalam dalam surat al-Kahfi…?!, bukankah di atas nabi Musa ‘alaihissalam yang diberi ilmu dan kelebihan Allah Ta’ala ternyata ada nabi Khidir yang lebih ‘alim.

Read more…

Kecantikan Itu Perlu Tapi Bukan Segalanya

October 3, 2009 admin Leave a comment

Kecantikan walaupun bukan perkara yang prinsipil, akan tetapi perlu diperhitungkan. Oleh karena itulah syariat Islam menganjurkan kepada sebab-sebab yang dapat menumbuhkan kasih sayang dengan membolehkan melihat calon istri.

Kecantikan bagi seorang wanita kalau tidak terpelihara dengan lingkungan yang beragama dan terdidik dengan pendidikan yang benar serta keturunan yang baik bisa menjadi malapetaka. Sebab, orang-orang fasiq akan berambisi untuk mendapatkan dirinya. Kehormatannyapun semakin mudah dilecehkan, sehingga bisa menyeretnya ke lembah nista dan keji, tanpa peduli bahwa hal itu bisa menyebabkan hancurnya rumah tangga dan bisa mengotori kesuciannya dengan cacat dan cela.

Read more…

Menerima Kritik & Nasehat dengan Hati Lapang

July 5, 2009 admin Leave a comment

Sobat.., terkadang kita mempunyai sifat sangat kritis terhadap pendapat ataupun perbuatan orang-orang disekitar kita. Tapi, giliran kita dikritisi atau dinasehati oleh orang lain, kita merasa sebel & tidak terima.., mengacuhkan, ngerasa paling benar ataupun masuk telinga kanan keluar telinga kiri bak pepatah anjing mengonggong kafilah berlalu.

Sobat.., sebenarnya jika kita menerima kritik dengan jujur tanpa menunda, berbasa-basi dan membuka hati untuk nasehat, niscaya banyak aib dan urusan kita akan menjadi baik.

Read more…

Etika Dalam Bergaul

May 21, 2009 admin Leave a comment

Cita-cita tertinggi seorang muslim, ialah agar dirinya dicintai Allah, menjadi orang bertakwa yang dapat diperoleh dengan menunaikan hak-hak Allah dan hak-hak manusia. diantara tanda-tanda seseorang dicintai Allah, yaitu jika dirinya dicintai olah orang-orang shalih, diterima oleh hati mereka. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi was sallam bersabda.

“Artinya : Sesungguhnya Allah jika mencintai seorang hamba, Ia memanggil Jibril, “Sesungguhnya Aku mencintai si fulan, maka cintailah ia.”Lalu Jibril mencintainya dan menyeru kepada penduduk langit, “Sesungguhnya Allah mencintai si fulan, maka cintailah ia.”Maka (penduduk langit) mencintainya, kemudian menjadi orang yang diterima di muka bumi.” [Hadits Bukhari dan Muslim,dalam Shahih Jami’ush Shaghir no.283]

Diantara sifat-sifat muslim yang dicintai oleh orang-orang shalih di muka bumi ini, diantaranya ia mencintai mereka karena Allah, berakhlak kepada manusia dengan akhlak yang baik, memberi manfaat, melakukan hal-hal yang disukai manusia dan menghindari dari sikap-sikap yang tidak disukai manusia.

Read more…

Kemauan Yang Tinggi & Niat Yang Mulia

March 19, 2009 admin 2 comments

Kemauan yang tinggi adalah akhlak yang luhur dan perilaku yang mulia, yang disukai jiwa dan dikejar oleh hati. Dan yang lebih indah dan menakjubkan dalam akhlak tersebut adalah manakala diiringi dengan niat dan tujuan yang mulia.

Manusia berbeda-beda dalam hal kemauannya, ada yang tinggi dan ada yang rendah, tetapi yang terbaik adalah orang yang menghimpun kemauan yang tinggi beserta niat dan tujuan yang mulia. Tidak diragukan lagi bahwa pencarian yang paling mulia ialah yang dilakukan semata-mata karena Allah Ta’ala, dan di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Karena itu, mengingat kemuliaan akhirat itu lebih besar, maka mencari kemuliaan akhirat adalah tujuan yang terbesar. Itulah keinginan terbesar kaum mukmin yang benar dalam keimanannya, yang memiliki kemauan yang besar dan jiwa yang besar lagi suci.

Read more…

Para Pendidik Teladan

March 5, 2009 admin Leave a comment

Mungkin sudah digariskan Allah Ta’ala bagi saya untuk selalu hidup dlingkungan orang-orang terpelajar, dan berteman dengan para mahasiswa, dosen dan peneliti. Terlebih di negeri Jiran ini, hampir 95% teman-teman saya adalah para dosen dari berbagai universitas di Indoensia yang sedang studi S3 disini. Saya pun yang bekerja di research company, sehari-harinya bertemu dan bergaul dengan para peneliti, professors dari berbagai negara. Alhamdulillah atas nikmat-Nya yang sangat banyak.

Tulisan ini saya persembahkan bagi kawan-kawan saya para pendidik, dosen…, yang sedang belajar di berbagai negara, walaupun tidak menghalangi bagi kawan-kawan yang berprofesi lain untuk bisa mengambil manfaatnya. Coretan tangan ini hanya sebagai pengingat akan besarnya amanat dan tanggung-jawab para pendidik untuk membina generasi penerus bangsa yang akan meneruskan estafet kepemimpinan dan keilmuan. Dengan penuh harapan semoga dunia pendidikan di negeri kita tercinta bisa berubah, tidak menekankan pada menajamkan kepandaian otak belaka, melainkan ditopang dengan moral yang tinggi, akhlaq yang mulia dan budi-pekerti yang luhur. Ameen.

Read more…

Berjiwa Pemurah & Dermawan

March 2, 2009 admin 4 comments

Sudah sejak lama saya ingin sekali ke toko buku Islam di Masjid Jami’ – Kuala Lumpur, mencari buku-buku yang bisa menyuntikkan semangat kembali. Alhamdulillah sabtu kemarin kaki ini terasa ringan diajak melangkah kesana. Toko buku ini dulunya bernama ‘Pustaka Indonesia’, karena memang isinya buku-buku ke-Islaman yang berasal dari berbagai penerbit di Indonesia, tapi sekarang sudah berganti nama ‘Fajar Ilmu Baru’. Memang harganya sedikit lebih mahal kalau dibandingkan dengan harga di Indonesia, tapi namanya dah kepengen dan ada untungnya juga, kita tidak usah pergi ke kota-kota penerbit tersebut ,-Yogya, Solo, Bandung and Jakarta-, untuk mendapatkan suatu buku, karena sudah terkumpul di toko buku ini.

Read more…

Categories: Adab & Akhlaq